8. Pendampingan Anak-anak di Bawah 10 Tahun
Selama pandemi ini, Mia dan
adiknya, Luky, tiap hari di rumah. Mengikuti pelajaran pun dilakukan secara
daring (dalam jaringan = online). Hanya
saja setiap hari Sabtu dan Minggu, saat libur sekolah, mereka biasanya bangun
siang dan begitu bangun langsung akan memegang HP untuk main game ataupun
tik-tok-an. Sementara, mama dan papanya rajin ikut Misa ke gereja, karena
selalu mendapatkan jatah dari lingkungannya. Saat mereka pulang dari gereja
hari Minggu pagi, pukul 09.00, Mia sedang mainan HP dan Luky masih tidur.
Pembatasan Misa Kudus secara offline di gereja hanya bagi yang
berusia 10-70 tahun, berdampak pada anak-anak yang belum mencapai usia Komuni
Pertama itu. Spontan pertanyaan kita adalah kapan anak-anak itu dibina dan didampingi,
mengingat Sekolah Minggu atau Pembinaan Iman Anak (PIA) tidak bisa
diselenggarakan di paroki. Gereja mengajarkan bahwa orang tua Katolik
berkewajiban
mengusahakan pendidikan iman bagi anak-anaknya (bdk. KHK Kan.
1055 dan 1136). Pendidikan iman anak-anak dalam keluarga bukan hanya masalah
kewajiban orang tua kepada anak-anaknya dalam mewariskan iman Gereja, tetapi
juga bentuk kasih yang paling konkret. Kalau orang tua mencintai
anak-anaknya, tentulah
mereka ingin agar anak-anaknya bisa mengalami dan memiliki keindahan yang
mereka yakini dan hidupi: iman kristiani.
Gereja telah memiliki tradisi Katolik yang kuat. Tradisi Katolik
itu tampak dalam berbagai doa harian yang sehari-hari dapat didoakan, entah
sendiri ataupun bersama keluarga: doa Malaikat Tuhan atau doa Ratu Surga (Masa
Paskah) pada jam 06.00, 12.00, dan 18.00; lalu doa pagi dan doa malam, doa sebelum
dan sesudah makan, doa-doa devosi yang dapat dipilih: Rosario, Koronka, Adorasi
(bisa live streaming juga), doa Bapa Kami dan Salam Maria. Lebih bagus lagi
apabila orang tua mengajak anak-anak membaca Kitab Suci (yang bahasa
anak-anak), riwayat Santo/Santa, atau mendampingi mereka untuk menonton di
youtube atau media sosial lain mengenai tokoh-tokoh Kitab Suci, tokoh-tokoh
Gereja, dan juga acara pembinaan iman anak lainnya. (Materi hari 8 Bulan Katekese Liturgi 2021, Komisi Liturgi
Keuskupan Agung Semarang)
Reviewed by burungberkicau
on
May 07, 2021
Rating:


