Tiga Ciri Kehadiran Tuhan. Yang Ketiga: DALAM KEINDAHAN (The Beautiful / Pulchrum )

Kita bisa mengalami kehadiran Tuhan dalam keindahan. Keindahan adalah suasana yang enak dipandang karena elok dan cantik, suasana yang dapat memberikan rasa senang dan damai. Ketika manusia pertama hidup di taman Eden, antara manusia, tumbuhan, hewan dan Allah hidup berdampingan dan bersama, damai dan tidak bermusuhan, mereka berbahagia. Hubungan mereka harmonis dan saling melengkapi (bdk. Kej. 2:8-25). Itulah keindahan (The Beautiful / Pulchrum ).


Di jaman yang sangat kompleks ini, bagaimanakah hidup manusia yang indah itu? Yang bisa menjadi tanda kehadiran Tuhan? Seperti sebuah orkestra itulah hidup manusia. Berbagai alat musik dipukul, digesek, ditiup, dipetik, mengeluarkan suara yang berbeda-beda.

Meraka memilik tinggi rendah nada yang bermacam-macam, dengan tempo yang bervariasi. Dalam pimpinan seorang konduktor dapat menghasilkan sebuah lagu yang menyenangkan bagi siapapun yang mendengarkannya. Inilah keindahan.

Keindahan dibangun mulai dari dalam diri kita sendiri, dalam keluarga, dengan lingkungan dan yang pasti dengan Tuhan. Dalam berbagai unsur dan berbagai macam kepentingan diramu  sehingga menghasilkan sebuah lagu kehidupan yang saling memperhatikan, saling memberi dan saling mengasihi.

Kita memiliki berbagai macam kepentingan, biarkanlah semua itu dipimpin oleh seorang Konduktor yakni Tuhan sendiri supaya menghasilkan sebuah lagu kehidupan yang menyenangkan bagi siapapun. Beginilah keindahan yang menjadi tanda kehadiran Tuhan dalam hidup kita.

(HJ)

Sumber gambar:
Full Orchestra - Ave Maria: https://www.youtube.com/watch?v=5v5TBfiv42g
Tiga Ciri Kehadiran Tuhan. Yang Ketiga: DALAM KEINDAHAN (The Beautiful / Pulchrum ) Tiga Ciri Kehadiran Tuhan. Yang Ketiga: DALAM KEINDAHAN (The Beautiful / Pulchrum ) Reviewed by burungberkicau on August 30, 2016 Rating: 5
Post view: