Tahap-tahap Pertumbuhan Kualitas Berdoa

Dalam hidupnya manusia mengalami tahap-tahap pertumbuhan yang menakjubkan. Setiap tahap mengalami perkembangan psikologi sesuai dengan waktunya, yang unik, yang sangat berbeda untuk masing-masing manusia.


Bentuk awal terjadinya manusia disebut zigot (saat bertemunya sel telur dengan sel sperma), setelah 14 hari zigot menempel pada dinding rahim maka manusia disebut janin. Perkembangan selanjutnya, setelah manusia lahir mendapat nama baru yaitu bayi, kemudian berkembang menjadi anak-anak, remaja, pemuda dan akhirnya berkembang mejadi manusia dewasa. Setelah bertemu dengan pasangannya, mereka bersatu dan berbuah. 

Demikian juga berdoa, mengalami tahap-tahap pertumbuhan sesuai dengan kualitas perkembangan psikologi rohaninya. Masing-masing tahap mengalami kedekatan dan kebersamaan yang unik dengan Tuhan. Masing-masing tahap adalah baik, benar dan berkualitas sesuai dengan masanya. 

Tahap pertama: Manusia berbicara, Tuhan mendengarkan.
Dalam tahap ini, manusia memuji, bersyukur, menyampaikan permohonan sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Manusia mengeluarkan semua cita-cita dan keprihatinannya, semua harapan dan kecemasannya. Dan Tuhan diminta untuk mendengarkan semuanya. Tuhan mahamendengar, maka Tuhan pasti mendengarkan dengan setia, dengan hati yang berbelas kasih. Manusia menuntut Tuhan untuk mendengarkan dan mengabulkannya.

Tahap kedua: Tuhan berbicara, manusia mendengarkan.
Inilah saatnya Tuhan menyampaikan rencanaNya. Rencana keselamatan terhadap manusia sesuai dengan caraNya dan sesuai dengan waktuNya. Dan manusia mendengarkan semuanya, biasanya dengan mata terbelalak dan hati kecewa karena banyak yang tidak sesuai dengan jalan pikirannya. Dalam keterbatasannya manusia mulai berserah pada rencana Tuhan. 

Tahap ketiga: Manusia tidak berbicara. Tuhan tidak berbicara.
Manusia dan Tuhan saling mendengarkan. Kasih atau cinta mulai muncul dalam tahap ini. Mencintai itu mendengarkan yang menjadi keinginan yang dicintainya dan merasa bahagia kalau bisa memberikannya, saya bahagia karena Engkau bahagia. Manusia mulai mencintai Tuhan, mau mendengarkan, mau berkurban untuk memberi supaya Tuhan bahagia. 

Tahap keempat: Manusia tidak berbicara dan tidak mendengarkan. Tuhan tidak berbicara dan tidak mendengarkan. 
Manusia dan Tuhan bersatu. Satu itu bukan dua apalagi tiga.  Karena satu maka semua pujian syukur dan permohonan, cita-cita dan keprihatinan, harapan dan kecemasan, rencana dan waktu adalah sama, maka tidak ada yang perlu diperkatakan dan tidak ada yang butuh untuk didengarkan. Rencanaku adalah rencanaMu, jalanku adalah jalanMu, waktuku adalah waktuMu. Amin.

Selamat berdoa, selamat berolah kesalehan. Tapi, ingat! Walaupun Tuhan bisa bersatu dengan manusia dan manusia bisa bersatu dengan Tuhan, manusia tidak akan pernah bisa menjadi Tuhan! (HJ)

Sumber Gambar: www.mirdinara.com
Tahap-tahap Pertumbuhan Kualitas Berdoa Tahap-tahap Pertumbuhan Kualitas Berdoa Reviewed by burungberkicau on September 15, 2016 Rating: 5
Post view: