Yesus Hamba Tuhan (Matius 12:14-21)
Sumbu adalah jalinan tali yang ada pada sebuah pelita.
Sumbu mampu menyerap minyak sehingga dapat dinyalakan. Hanya sumbu bersih yang
bisa memberikan cahaya baik. Jika sumbu telah dipenuhi debu atau kotoran, maka
tidak akan menyala dengan terang bahkan bisa padam.
Debu atau kotoran melambangkan dosa yang bisa membuat
hidup manusia redup bahkan mati dalam iman. Dalam keadaan berdosa, kita kerap
merasa tidak berarti di hadapan Tuhan Yesus. Di satu pihak, perasaan seperti
itu wajar jika dilihat dari sisi kemanusiaan kita. Namun di lain pihak,
sadarkah kita bahwa Tuhan Yesus selalu memiliki ruang di hatinya bagi setiap
orang? Pertanyaannya: maukah kita ke sana dan menempati ruang itu? Dalam Injil
ini kita mendengar, “buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan
sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, sampai ia menjadikan hukum
itu menang” (Mat. 12:20). Pernyataan ini mau mengatakan kepada kita, bahwa
Tuhan Yesus sangat sabar terhadap kita. Sikap Tuhan Yesus yang sabar itu terlihat
jelas ketika berhadapan dengan pendosa, bahkan terhadap orang-orang Farisi yang
ingin membunuh-Nya. Meskipun tersakiti, tetapi hati Tuhan Yesus selalu terbuka
bagi setiap orang, bagi kita. Selalu ada ruang di hati Tuhan Yesus untuk kita.
Tuhan Yesus tahu, bahwa kita sering jatuh dalam dosa tetapi Tuhan Yesus tak
pernah berhenti mencintai kita sampai saat ini.
Dosa adalah hal serius di hadapan Tuhan Yesus. Jika
jatuh ke dalam dosa, kita harus segera memohon pengampunan, menyelesaikannya
denganT uhan Yesus yang Mahapengampun itu. Kita mesti bertobat. Datanglah
kepada Tuhan Yesus karena hati-Nya selalu terbuka bagi kita. Sungguh, Tuhan
Yesus sedang menanti kita dengan sabar, dengan penuh kasih. Biarkan Tuhan Yesus
kembali membuat hidup kita bercahaya dengan semangat yang baru. (gambar:
pinterest, materi: inspirasi batin)
Reviewed by burungberkicau
on
July 14, 2021
Rating:


