27. Santo Yusuf, Bapak yang Berani dan Kreatif
Berbagai
macam kesulitan dialami dan dihadapi oleh banyak orang, bahkan hampir semua
orang, akibat amukan si Covid-19. Banyak
orang kehilangan pekerjaan, sehingga membuat mereka harus beralih pekerjaan.
Bahkan, masih banyak pula di antaranya yang hingga saat ini pun belum mendapatkan
pekerjaan kembali. Warung makan siap saji sepi pembeli, gojek sepi penumpang.
Banyak orang bertanya-tanya, “Kapan, ya, Covid-19 ini berlalu?” Perekonomian
terguncang, penghasilan keluarga menurun drastis.
Mengeluh,
jengkel, marah, tentu bukanlah solusi untuk
mengatasi dan keluar dari kesulitan akibat Covid-19 ini. Diam saja,
meratapi nasib, frustasi, kehilangan harapan, menyerah pada keadaan, tanpa
mencari jalan keluar dari kesulitan, itu namanya tindakan bodoh sebagai
murid-murid Tuhan. Apalagi kalau sampai menyalahkan Tuhan, itu namanya keterlaluan
dan bukanlah perilaku orang beriman.
Mari
kita meneladan Santo Yusuf, seorang pribadi sekaligus bapak yang berani dan
kreatif dalam menghadapi berbagai macam kesulitan di dalam kehidupannya. Santo Yusuf
adalah kepala keluarga yang bijaksana dan bertanggung jawab melindungi Maria
istrinya dan Tuhan Yesus ‘Anaknya’. ”Gusti
boten sare”, demikian orang Jawa mengatakan. Allah bertindak dengan memercayakan pada keberanian
kreatif Yusuf. Allah selalu menemukan
cara untuk menyelamatkan kita, asalkan kita menggunakan keberanian yang sama seperti
tukang kayu dari Nazaret itu. Yusuf tahu bagaimana mengubah masalah menjadi
peluang dengan selalu menaruh kepercayaan pada penyelenggaraan ilahi. Bila
kadang Allah tampaknya tidak menolong kita, hal ini tidak berarti bahwa Dia
telah meninggalkan kita. Tetapi Dia mempercayai kita, akan apa yang bisa kita
rancang, ciptakan, dan temukan.
Marilah kita mohon pertolongan dan doa dari
Santo Yusuf , agar kita teguh dan kuat dalam iman dan pengharapan di masa
pandemi Covid-19 ini. Semoga mereka yang masih mencari-cari pekerjaan segera
mendapatkannya. (Materi
hari ke 27, Bulan Katekese Liturgi Mei 2021, Komisi Liturgi Keuskupan Agung
Semarang)
Reviewed by burungberkicau
on
May 26, 2021
Rating:


