MENGENAL SIASAT IBLIS DALAM RANGKA MENGGODA MANUSIA SUPAYA JATUH KE DALAM DOSA MENURUT INJIL LUKAS 22:3
Teks Kitab Suci:
“Maka masuklah Iblis ke
dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu” (Luk.
22:3).
Ada tiga siasat Iblis yang harus diwaspadai oleh orang percaya :
1. Iblis mengenal korban dengan
baik.
Target Iblis adalah
Yudas yang bernama Iskariot yang adalah murid Yesus. Iblis tahu, mengenal,
dekat, bersahabat dengan Yudas. Bahkan Iblis bersedia menjadi budak,
menuruti yang diinginkan, memberi yang
diminta oleh Yudas. Tetapi semua ini akan berujung kepada kebinasaan, karena
tidak ada yang gratis bagi Iblis.
Maka sebagai orang
Kristen, kita harus pandai dan cerdas mensikapi godaan Iblis tersebut. Walaupun
tingkat kecerdasan Iblispun akan disesuaikan dengan tingkat kepandaian calon
korban, semakin berkualitas orang yang akan digoda, semakin berkualitas pula Iblis
yang dikirim.
2. Iblis tidak takut dengan orang
Kristen.
Yudas adalah seorang
dari keduabelas murid Yesus. Iblis tidak takut menggoda target yang berpredikat
sebagai murid Yesus, orang Kristen. Iblis hanya takut kepada Yesus, kepada
orang yang hatinya/hidupnya ada Yesus. Yang ada dalam hati Yudas pada waktu itu
adalah uang, dengan menyerahkan Yesus maka dia akan mendapatkan uang. Inilah
yang dimanfaatkan Iblis.
Maka sebagai orang
Kristen, jangan pernah kosong, hati kita harus diisi oleh Yesus. Jangan cukup
hanya berpredikat sebagai orang Kristen, jangan cukup hanya sekedar beribadat
atau hanya sekedar memuji Tuhan, tetapi harus punya target dalam setiap
kegiatan kita yakni Yesus ada dalam hati kita dan kita ada dalam Yesus. Kita
libatkan Yesus dalam setiap perbuatan kita.
3. Iblis memanfaatkan profesi korban.
Yudas adalah pemegang kas (bdk. Yoh. 13:29). Iblis tahu profesi Yudas dan memanfaatkannya untuk menjerumuskan Yudas ke dalam dosa.
Kita bersyukur mempunyai profesi, pekerjaan / jabatan, talenta. Ini menjadi jalan berkat bagi kita. Tetapi kita harus tetap hati-hati dengan profesi yang diberikan Tuhan kepada kita karena bisa menjadi kesempatan dan kemudahan kita jatuh ke dalam dosa.
Perlu
dimengerti bahwa Iblis tidak akan pernah berhenti mengoda kita dengan berbagai
cara yakni menjadi sahabat kita, mengisi kekosongan hati kita dan menggunakan
pekerjaan kita. Maka kita harus selalu
dekat dan menjadi sahabat Yesus, kita harus mengundang Yesus mengisi hati kita
dan harus selalu bersyukur untuk profesi yang dianugerahkan Tuhan kepada kita. Dengan
demikian Iblis tidak mempunyai kesempatan untuk menggoda kita. (hjh, dari berbagai sumber)
Reviewed by burungberkicau
on
June 01, 2020
Rating:


