50 Hari Setelah Kebangkitan Tuhan Yesus. Roh Kudus Turun Atas Para Rasul (Pentakosta)
Setelah peristiwa penyaliban Tuhan Yesus (Jumat Agung), 3 hari kemudian ada peristiwa kebangkitan (Paskah). 40 hari kemudian Tuhan Yesus naik ke surga (Kenaikan) dan 50 hari kemudian Roh Kudus turun atas para Rasul (Pentakosta). Dalam tulisan ini secara khusus kita akan melihat tentang hari raya Pentakosta menurut Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sampai Pentakosta yang sering kita rayakan sekarang.

1. Pentakosta pada jaman Perjanjian Lama.
Pentakosta adalah suatu perayaan pengucapan syukur bangsa Israel atas hasil panenan gandum. Pesta ini dirayakan selama 7 minggu, maka sering disebut Hari Raya Tujuh Minggu. Hari raya ini diberlakukan sebagai hari pertemuan kudus, maka pada hari tersebut orang tidak boleh melakukan pekerjaan berat dan semua laki-laki Israel harus hadir di Kenisah.
Dalam perkembangan selanjutnya, orang Yahudi merayakan hari raya Pentakosta setiap 7 minggu atau 50 hari setelah Paskah. Tujuan perayaan ini adalah untuk mengenang pembebasan dari perbudakan di Mesir (bdk Ul. 16:12) sebagai umat perjanjian Allah (bdk. Im. 23:22). Perayaan ini memiliki dua makna yaitu mengenang pemberian Hukum Taurat pada Musa di Gunung Sinai dan mengucap syukur atas panen gandum dari tanah mereka.
2. Pentakosta pada jaman Tuhan Yesus Kristus.
Orang Israel mengeluh karena dijajah Roma dan berdoa agar Allah membebaskan mereka. Allah berjanji tentang Mesias yang akan membebaskan mereka. Pada Hari Raya Tujuh Minggu, lima puluh hari setelah hari Sabat Paskah, perjanjian baru itu ditulis dalam hati mereka yang mau menerimanya (dk. Yer. 31:31-33). Hari Raya Pentakosta ini hanya dirayakan di Bait Allah dan tidak meluas di luar Yerusalem. Makna dari perayaan ini adalah mengenang pemberian Taurat kepada Musa di mana Allah menyatakan diriNya di gunung Sinai.
Sementara para pengikut Kristus berdoa di loteng di Yerusalem, bersama dalam satu pikiran dan satu hati (bdk. Kis. 2:1-13), tiba-tiba pengalaman Musa di gunung Sinai terulang kembali. Tiupan angin kencang memenuhi ruangan atas dan lidah-lidah api hingap di kepala para murid (sebagaimana api hinggap pada puncak gunung Sinai).
Kisah Para Rasul bab 1 menceritakan tentang penyataan Roh dari Tuhan yang bangkit kepada para Rasul. Ini mengandung arti bahwa Roh Kudus merupakan kelanjutan karya Yesus, sehingga para Rasul akan menjadi saksiNya di Yerusalem dan seluruh Yudea dan Samaria sampai ke ujung bumi.
Pentakosta ini merupakan peristiwa yang mengawali jaman Kristen, yang dianggap sebagai jaman Roh. Perlu disadari bahwa pekerjaan Tuhan Yesus sendiri dalam pelayanan Jemaat dijalankan dengan cara berbeda dari pekerjaan RohNya. Yesus adalah teladan yang sempurna dari manusia Roh, tetapi setelah peristiwa Pentakosta orang-orang lain diberi kuasa untuk menjadi manusia Roh dengan cara yang penuh kuasa.
4. Pentakosta pada jaman sekarang.
Setelah Tuhan Yesus naik ke Surga, Dia tidak meninggalkan pengikut-pengkutNya. Dia pergi untuk memenuhi janjiNya yaitu hadir dengan cara dan bentuk yang baru. Yang semula hadir secara badaniah, sekarang hadir secara rohani, spiritual, nyata walaupun tidak tampak, tidak terbatas lagi dengan ruang dan waktu sehingga dapat melaksanakan karya penyelamatanNya secara universal.
Paulus mengajak kita untuk hidup menurut Roh karena Roh yang memberi kekuatan yang menjaga manusia supaya tidak jatuh ke dalam dosa. Ada banyak anggota tetapi hanya ada satu tubuh, ada banyak rupa karunia Allah tetapi hanya ada satu Roh (bdk. Kor. 12:12). Kehidupan kristiani yang sejati hanyalah mungkin apabila diukur dan dihayati menurut Roh bukan menurut daging (bdk. Rom. 8:4-5).
Merayakan Pentakosta dengan sungguh berarti bersedia dan bertekat untuk hidup, bersikap dan bertindak seperti para Rasul. Mereka orang-orang biasa tetapi berkat kekuatan Roh Kudus menjadi berani meneruskan tugas pewartaan Tuhan Yesus kepada semua orang sampai ke ujung bumi. (HJ)
50 Hari Setelah Kebangkitan Tuhan Yesus. Roh Kudus Turun Atas Para Rasul (Pentakosta)
Reviewed by burungberkicau
on
November 25, 2016
Rating:
Reviewed by burungberkicau
on
November 25, 2016
Rating:
Post view:


