Hidup Setelah Kematian, Surga - Neraka - Api Pencucian
A. Pendahuluan
1. Kitab Kejadian 2,7 berkata: “ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup”. Dari kisah ini dapat dikatakan bahwa ada tiga unsur yang membentuk manusia. Unsur debu adalah jiwa manusia, tanah adalah raga manusia dan nafas hidup adalah roh manusia. Unsur debu dan tanah berasal dari bumi/dunia, unsur nafas hidup adalah Roh Allah sendiri yang berasal dari Surga.

2. Kitab Kejadian 1,31b berkata: “Maka Allah melihat semua yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik”. Pada hakekatnya manusia itu baik, bahkan sungguh amat baik, karena ada unsur Allah yang ikut membentuknya. Pada waktu manusia hidup di dunia, unsur bumi/dunia menarik manusia untuk menjadi makhluk duniawi dan mengabaikan surgawi. Pada waktu yang sama unsur Allah juga menarik manusia menjadi makhluk surgawi dan mengabaikan duniawi. Dua kutub ini selalu tarik menarik sepanjang hidup manusia.
3. Kalau manusia menuruti keinginan duniawi maka jiwa dan raga merasa bahagia, roh merasa sedih. Kalau manusia menuruti keinginan surgawi maka roh merasa bahagia, jiwa dan raga merasa sedih. Ketika manusia hidup di dunia, lebih mudah merasakan kebahagiaan/kesedihan jiwa dan raga dan mengabaikan kebahagiaan/kesedihan roh. Jadi sering tidak menyadari/merasakan kebahagiaan/kesedihan yang dialami roh, karena memang terhalang oleh kepentingan jiwa dan raga (duniawi).
Pada waktu manusia melakukan sesuatu yang baik dan benar maka roh merasa bahagia.
B. Surga, Neraka dan Api Pencucian
1. Kematian manusia
Kalau menusia mengalami kematian, unsur-unsur itu kembali ke asalnya. Jiwa dan raga lenyap, kembali menjadi bumi. Roh tidak lenyap, kembali kepada Allah (karena kekal). Karena tidak lenyap berarti masih hidup dan masih bisa merasakan kesedihan demi kesedihan dan kebahagiaan demi kebahagiaan yang pernah dialaminya. Roh bisa merasakan secara menyeluruh dan sempurna tanpa ada yang menghalanginya.
2. Surga
Surga adalah kristalisasi dari kebahagiaan demi kebahagiaan yang dirasakan oleh roh ketika hidup menjadi manusia di dunia. Pada waktu manusia melakukan sesuatu yang baik dan benar maka roh merasa bahagia. Kebahagiaan itu disimpan dan disimpan sehingga menumpuk, mengeras dan mengkristal, maka jadilah kebahagiaan yang luar biasa padat dan sempurnanya. Karena roh itu kekal maka kebahagiaan itu juga bersifat kekal.
Itulah Surga. Maka Surga bisa dibangun mulai dari sekarang sejak kita hidup di dunia. Mau masuk Surga? Bahagiakanlah roh Anda dengan melakukan yang baik dan benar.

3. Neraka
Neraka adalah kristalisasi dari kesedihan demi kesedihan yang dirasakan oleh roh ketika hidup menjadi manusia di dunia. Pada waktu manusia melakukan sesuatu yang salah dan berdosa maka roh merasa sedih. Kesedihan itu disimpan dan disimpan sehingga menumpuk, mengeras dan mengkristal, maka jadilah kesedihan yang luar biasa padat dan sempurnanya. Karena roh itu kekal maka kesedihan itu juga bersifat kekal.
Itulah Neraka. Maka Neraka bisa dibangun mulai dari sekarang sejak kita hidup di dunia. Mau masuk Neraka? Sedihkanlah roh Anda dengan melakukan yang salah dan berdosa.
4. Api Pencucian
Api pencucian bukanlah suatu tempat antara surga dan neraka. Api pencucian adalah situasi roh manusia yang belum layak mengalami surga tetapi juga tidak pantas mengalami neraka. Situasi rasa malu yang luar biasa karena berdiri di hadapan Allah tanpa ada yang menghalangi sedikitpun. Situasi seperti ini perlu disempurnakan, perlu dibersihkan, perlu dicuci dari kotoran salah dan dosa. Yang bisa memurnikan sehingga sempurna adalah api, maka disebut api pencucian.
Maka roh dalam api pencucian memerlukan dukungan doa supaya diampuni segala kesalahan dan dosanya sehingga layak untuk mengalami surga. Inilah pentingnya mengapa kita perlu mendoakan saudara-saudara kita yang sudah meninggal dunia. Supaya mereka tidak terlalu lama mengalami rasa malu yang luar biasa di hadapan Allah, segera terbebas dari rasa itu dan merasa bahagia.
(H.J.)
Sumber Gambar
Adam Creation by Michaelangelo: wallpaperawesome.com
Church of St. John at Kaneo: commons.wikimedia.org
Hidup Setelah Kematian, Surga - Neraka - Api Pencucian
Reviewed by burungberkicau
on
June 25, 2016
Rating:
Reviewed by burungberkicau
on
June 25, 2016
Rating:
Post view:

