Menjadi Pribadi yang Berhasil dan Beruntung dalam Kehidupan

Hidup setiap orang tertuju pada sasaran yang jelas, yaitu berhasil dan beruntung. Apapun dilakukan untuk berhasil dan beruntung, tetapi seringkali hasilnya tidak maksimal. Ini terjadi karena kita tidak tahu firman Tuhan yang telah diajarkan atau tahu tetapi tidak melaksanakannya. Mari kita belajar bersama-sama supaya kita dapat berhasil dan beruntung secara maksimal.



Kita lihat Firman Tuhan dalam Kitab Yosua 1:8 "Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung." Kita tidak perlu menafsir lagi. Ini sudah jelas, lugas, dan tegas apa yang barus dilakukan kalau mau berhasil dan beruntung.

Firman Tuhan mengatakan bahwa kalau beruntung dan berhasil itu adalah berkat, sebagai konsekwensi logis karena kita melakukan firman Tuhan. Artinya jelas, melakukan firman Tuhan berarti kita memperkatakan (bukan gosip), merenungkan siang dan malam (tidak sempat memikirkan yang lain) dan bertindak hati-hati (tidak melenceng dari yang tertulis). Jadi ada yang menjadi bagian kita dan ada yang menjadi bagian Allah yang akan dikerjakan kalau kita melakukan bagian kita. Ada tiga hal yang harus kita lakukan yang menjadi bagian kita :

Kalau kita bisa mengatur prioritas maka kelebihan,   keuntungan  dan kemaksimalan akan terjadi.  Tetapi kalau kita tidak bisa maka kerugian, kekurangan yang  akan terjadi.


1.   Jangan hidup di dalam kemalasan.

Banyak orang malas. Orang malas biasanya mempunyai banyak alasan. Misalnya, tidak bisa, bukan bagianku, bukan bidangku, bukan urusanku, dll. Orang yang rajin biasanya akan mencoba dan percaya bahwa ada Allah yang luar biasa yang akan mendukungnya. Kita lihat kitab Amsal 6:6 "Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak." Jadi kita harus belajar dari semut, perhatikanlah lakunya. Semut itu kecil tetapi memberikan inspirasi yang luar biasa. Beberapa ciri yang menarik dari semut :

a. Binatang yang sangat rajin.
Semut bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab. Walaupun tidak ada yang mengawasi, tidak ada yang memimpin, tidak ada koordinator, tidak ada hukuman tetapi kerjanya luar biasa. Apapun yang kita alami, dunia sedang krisis, kondisi tidak kondusif, banyak kematian dan kesedihan kita tidak perlu kawatir. Ada jaminan kesetiaan Allah, yang penting kita tidak malas. Kalau hidup kita isi dengan kemalasan, hasilnya adalah kegagalan, kehancuran. Tetapi kalau hidup kita isi dengan kesungguhan, kerajinan, Tuhan pasti membela, mem-back up dan Tuhan pasti memberkati.

b. Binatang pekerja keras.
Semut mampu membawa seperempat krupuk udang dengan mati-matian dan pantang menyerah. Orang yang bekerja keras dengan kesungguhan pasti berhasil dan beruntung, karena Tuhan member reward/hadiah. Dan orang ini mempunyai value/nilai tambah, mempunyai prestasi sehingga dihargai, disegani dan dihormati orang lain.

c. Binatang yang punya ketepatan waktu.
Semut bekerja dengan tepat waktu, dia tahu hari mendung, akan ada banjir, hari siang atau malam. Sementara banyak orang yang tidak tepat waktu, tidak tepat janji, janjinya meleset. Kita bisa tepat waktu kalau kita punya prioritas dan target. Prioritas mana yang utama dan penting, karena kita tidak bisa mengerjakan semuanya, karena waktu kita terbatas, sehari hanya 24 jam. Target sangat penting untuk bisa tepat waktu. Orang hebat adalah orang yang tepat waktu, tidak pernah ingkar janji dan yang penting tidak pernah menunda-nunda waktu. Kerjakan yang bisa dikerjakan hari ini, besok ada ke-ruwetan-nya sendiri. Kalau pekerjaan hari ini kita kumpulkan untuk besok maka akan crowded karena menumpuk. Kita tidak akan tenggelam dengan tugas-tugas hari ini. Kalau tugas-tugas besok kita kerjakan hari ini, kita akan tenggelam dengan pekerjaan itu. Contoh: gagal menerima investasi karena terlalu lama mandi, terlambat. Maka supaya kita berhasil dan beruntung kita harus rajin, kerja keras, on time, tidak menunda-nunda waktu.

2. Harus menetapkan dan menentukan prioritas dalam hidup.

Kita harus melakukan ini karena kita tidak mempunyai waktu terlalu banyak untuk mengerjakan semua pekerjaan kita, jadi harus ada pilihan-pilihan, tahapan-tahapan yang kita agendakan. Kalau kita gagal merencanakan prioritas dalam hidup kita sebenarnya kita sedang merencanakan kegagalan itu sendiri. Kita lihat kitab Amsal 21:5 "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan." Menurut KBBI, semata-mata artinya only one, hanya itu. Jadi kalau kita bisa merancang, menentukan dan bisa mengatur prioritas maka yang terjadi adalah kelimpahan.

Kalau kita bisa mengatur prioritas maka kelebihan, keuntungan dan kemaksimalan akan terjadi. Tetapi kalau kita tidak bisa maka kerugian, kekurangan yang akan terjadi. Maka agendakan semua tugas-tugas kita supaya tidak semrawut. Contoh : Jeane Well pemimpin General Electric telah melakukan lonjakan yang luar biasa sehingga asetnya mencapai 12 milyar dolar dan mempunyai 350 jenis usaha. Orang yang bisa mengatur prioritas maka hidupnya akan efisien dan efektif. Orang yang bisa mengatur prioritas adalah orang yang mempunyai hikmat dari Tuhan. Tidak ada sekolah hikmat, tetapi kita bisa meminta kepada Tuhan untuk mempunyai hikmat. Orang yang berhikmat pasti pintar dan menangan. Tetapi orang yang pintar belum tentu berhikmat.


3.    Mesti belajar untuk menghargai waktu.

Kita harus menghargai waktu karena dalam waktu ada sukacita, kesuksesan dan kecemerlangan. Kalau tidak punya waktu kita tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi banyak orang tidak bisa menghargai waktu. Mari kita belajar menghargai waktu, kita lihat surat Paulus kepada jemaat Efesus 5:15-16 "Karena itu, perhatikan dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat." Dikatakan dengan saksama, lihat KBBI, saksama artinya detail, sungguh-sungguh, sepenuh hati. Sedangkan bebal artinya bodoh, keras kepala, sulit, ndableg. Banyak orang  merasa waktu begitu lama berjalan karena mereka tidak menggunakan waktu dengan baik, di lain pihak banyak yang merasa waktu begitu cepat berlalu karena mereka menggunakan waktu dengan baik.

Waktu itu berjalan cepat, maka hargai waktu, pergunakanlah dan isi dengan sesuatu yang penting dan berarti, sesuatu yang ber-impack dan berdampak. Dengan demikian kita bisa mengubah waktu menjadi sebuah kehidupan. Waktu dan hidup adalah sesuatu yang berbeda. Waktu berbicara soal timing, jumlah tetapi kehidupan berbicara soal kualitas yang kita isikan dalam sebuah waktu. Benjamin Franklin berkata, “Kalau anda mencintai hidup dan ingin menikmatinya, jangan pernah menyia-nyiakan waktu, karena waktu adalah bahan utama untuk menciptakan kehidupan”. Banyak orang yang hidupnya stagnan, jalan di tempat karena mereka menyia-nyiakan waktu sehingga kemiskinan terjadi. “Kalau anda terlahir miskin itu bukan salah anda, tetapi kalau mati miskin itu salah anda” kata Bill Gate. 

"SELAMAT MENGERJAKAN BAGIAN ANDA :
MEMPERKATAKAN FIRMAN TUHAN,
MERENUNGKAN SIANG DAN MALAM
DAN MELAKUKANNYA DENGAN HATI-HATI.
PASTI ANDA AKAN BERHASIL DAN BERUNTUNG!"


*sumber gambar: 
Ant Workers- Wallpaper:  icloudpicture.com
Clock Calendar:  summerofandy.com 
Menjadi Pribadi yang Berhasil dan Beruntung dalam Kehidupan Menjadi Pribadi yang Berhasil dan Beruntung dalam Kehidupan Reviewed by burungberkicau on April 14, 2016 Rating: 5
Post view: